Senin, 27 Desember 2010

Efusi pleura

Paru-paru basah merupakan istilah yang sering digunakan oleh orang awam. Istilah ini di dunia medis disebut dengan efusi pleura atau disamakan dengan peneumonia atau infeksi paru-paru. Sering kita mendapat larangan untuk tidur di lantai karena bisa terkena paru-paru basah, dimana kelembaban lantai akan terserap kelantai... Padahal bukan demikian kondisi yang sebenarnya, konsentrasi kuman akan lebih padat pada udara dengan ketinggian 10 cm dari lantai, sehingga lebih berpotensi untuk terkena infeksi. Akan tetapi hal ini tidak serta merta langsung menyebabkan paru-paru basah, ada faktor pola hidup dan juga ketercukupan gizi. Berikut ini kita akan lebih jelas mengenal tentang paru-paru basah atau efusi pleur


Apa sebenarnya paru-paru basah??

Paru-paru basah atau efusi pleura ini adalah suatu kondisi rongga pleura (rongga yang menyelimuti paru-paru) seseorang terisi cairan yang berlebih. Selain berisi cairan berlebih juga bisa berisi darah, nanah, cairan seperti susu dan cairan yang mengandung kolesterol tinggi.
Pada kondisi normalnya rongga ini juga terisi oleh sedikit cairan yang berfungsi sebagai pelumas saat paru-paru mengembang atau mengempis pada waktu bernafas. Cairan ini akan dihasilkan dan diserap dalam jumlah yang sama, sehingga jumlahnya akan selalu sama. Pada efusi pleura cairan yang dihasilkan berlebihan sedangkan penyerapannya berkurang. Sehingga terjadilah penumpukan cairan.

JENIS
1. Hemotoraks (darah di dalam rongga pleura)
Penumpukan cairan ini biasanya terjadi karena cedera di dada. Penyebab lainnya adalah:
  • Adanya pembuluh darah yang pecah dan akhirnya darah mengalir dalam rongga pleura
  • Kebocoran aneurisma aorta (daerah yang menonjol di dalam aorta) yang kemudian mengalirkan darahnya ke dalam rongga pleura
  • Gangguan pembekuan darah.
Darah yang ada dalam rongga pleura ini tidak mengalami pembekuan secara sempurna,
sehingga untuk mengeluarkan darah ini biasanya dengan menggunakan jarum atau selang.
2. Empiema (nanah di dalam rongga pleura)
Penumpukan cairan ini dapat terjadi pada pneumonia atau pembengkakan paru yang
menyebar ke dalam rongga pleura. Selain itu epinemia dapat terjadi karena komplikasi dari:
  • Infeksi pada cedera di dada
  • Pneumonia
  • Pembedahan dada
  • Pecahnya kerongkongan
  • Pembengkakan di perut disertai nanah.
3. Kilotoraks (cairan seperti susu di dalam rongga dada)
Penumpukan cairan ini disebabkan oleh suatu cedera pada saluran getah bening utama di
dada atau oleh penyumbatan saluran karena adanya tumor.
4. Rongga pleura yang terisi cairan dengan kadar kolesterol yang tinggi
Penumpukan cairan ini terjadi karena efusi pleura menahun yang disebabkan oleh
tuberculosis (TBC) atau artritis rematoid.

PENYEBAB
Untuk penyebabnya ini terbagi menjadi 2 jenis efusi pleura:
  1. Efusi pleura transudativa, biasanya disebabkan oleh suatu kelainan pada tekanan normal di dalam paru-paru. Jenis efusi transudativa yang paling sering ditemukan pada penderita gagal jantung kongestif.
  2. Efusi pleura eksudativa terjadi akibat peradangan pada pleura, yang seringkali disebabkan oleh penyakit paru-paru. Jenis efusi ini sering ditemukan pada penderita kanker, tuberkulosis dan infeksi paru lainnya, reaksi obat, asbetosis dan sarkoidosis
  3. Penyebab lain dari efusi pleura adalah: Gagal jantung, kadar protein darah yang rendah, tuberculosis (TBC), pembengkakan di area perut, tumor, lupus eritematosus sistemik, operasi jantung, cidera di dada, obat-obatan (hidralazin, prokainamid, isoniazid, fenitoin,klorpromazin, nitrofurantoin, bromokriptin, dantrolen, prokarbazin), pemasanan selang untuk makanan atau selang intravena yang kurang baik.

GEJALA

Gejala yang paling sering ditemukan (tanpa menghiraukan jenis cairan yang terkumpul ataupun penyebabnya) adalah sesak nafas dan nyeri dada (biasanya bersifat menusuk dan semakin memburuk jika penderita batuk atau bernafas dalam).
Kadang beberapa penderita tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:
  • batuk 3 minggu atau lebih, sering disertai darah
  • cegukan
  • pernafasan yang cepat
  • nyeri perut.
  • badan lemah
  • nafsu makan turun
  • berat badan turun
  • berkeringat mala
  • demam hilang timbul tidak terlalu tinggi.

PENCEGAHAN
Lakukan pengobatan yang adekuat pada penyakit-penyakit dasarnya yang dapat menimbulkan efusi pleura.

Read More..

Jumat, 19 November 2010

REMATIK....... 'atritis'


Sering orang mengatakan untuk tidak mandi malam hari karena takutnya akan terkena penyakit rematik. Mereka mengatakan orang yang terkena rematik akan merasakan sakit yang luar biasa dipersendian. Benarkah demikian…? Rematik ini dapat menyerang siapa saja baik yang tua maupun yang muda. Rematik ini merupakan sindrom dengan tiga keluhan utama yaitu nyeri, kaku dan kelemahan sendi. Bisa kita baying kan bagaimana bila sendi-sendi yang bisa membuat kita bergerak dengan fleksibel, tidak seperti robot ini, mengalami hal tersebut. Dan apa sebenarnya rematik itu?

Seputar rematik
Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian dan daerah sekitarnya. Rematik ini bisa menyerang seluruh tubuh mulai dari kepala sampai kaki. Penyakit ini bisa disebut juga dengan Atritis. Gejala yang timbul antara lain pembengkakan, kemerahan, nyeri di lutut, siku, pergelangan maupun bagian sendi-sendi yang lain, gangguan di otot dan tendon.

Ada sekitar 150-an jenis rematik. Akan tetapi ada sekitar empat jenis rematik yang sering dijumpai di masyarakat kita yaitu, osteoatritis (pengapuran), rematik luar sendi yang menyerang jaringan diluar tulang rawan, rematik peradangan dan rematik yang disebabkan oleh pengeroposan.

Sekitar 50% penyakit ini terjadi karena pengapuran. Pengapuran berarti terjadinya penipisan jaringan tulang rawan di persendian yang berfungsi sebagai bantalan. Bantalan pada persendian yang aus ini menyebabkan gesekan antar tulang sehingga timbulah rasa nyeri. Pengapuran ini merupakan suatu proses penurunan fungsi tubuhyang dimulai usia 40 tahun, tetapi setiap orang mempunyai proses yang berbeda-beda. Ada yang 40 tahu sudah rematik, tetapi yang usia 70 tahun belum mengalami rematik pun ada. Cepat lambatnya proses pengapuran tadi disebabkan oleh factor mutu tulang rawan dan berat badan.

Jenis rematik lain yang banyak diderita oleh orang didunia adalah atritis rheumatoid (AR) atau peradangan sendi. Penyakit ini banyak ditemukan pada usia 20-50 tahun yang ditandai dengan kaku saat bangun tidur jam dan penderita sulit untuk bergerak paling tidak 1, radang sendi pada 3 daerah persendian atau lebih karena pembengkakan jaringan lunak, persendian atau penumpukan cairan dan dipastikan bukan pertumbuhan tulang, benjolan kecil di bawah kulit.

Gangguan autoimun seperti penyakit lupus termasuk dalam peradangan ini. Pada kondisi ini kekebalan tubuh tidak berfungsi sebagai bakteri, virus atau benda asing yang masuk kedalam tubuh. Kekebalan tubuh malah merusak jaringan tubuh yang sehat termasuk juga jaringan di persendian.

Penyebab penyakit ini bisa juga karena kadar asam urat yang tinggi dan sebab yang lain. Penyakit karena asam urat yang tinggi ini sering dijumpai pada pria yang berusia 30an-40an. Hal ini disebabkan karena adanya produksi purin yang berlebihan sehingga ditimbun di persendian dan menyebabkan sakit.

Pengeroposan tulang (Osteoporosis) juga termasik dalam jenis rematik. Osteoporosis merupakan kondisi ketika jumlah jaringan tulang telah berkurang dan beresiko besar terjadinya patah tulang, penyebabnya adalah hormon ekstrogen berkurang biasanya terjadi pada wanita yang sudah menepouse, alkohol, rokok, kurangnya aktifitas, kekurangan asupan kalsium, kurangnya pancaran sinar matahari.

Bisakah penyakit ini dicegah?
Agar terhindar dari rematik beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan.
1.Olahraga secara teratur, bukan hanya untuk kesehatan jantung tetapi juga sangat baik untuk otot, sendi dan tulang.
Olah raga seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Hal ini dikarenakan jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot, dan membangun tulang kuat tanpa menganggu persendian yang sakit. Untuk melakukan olah raga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ataupun terapis untuk mengetahui gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olah raga yang terlalu membebani lutut seperti voli, bulutangkis, atau bela diri. Sebaiknya jangan berdiri terlalu lama karena akan menimbulkan rasa sakit.
2.Peregangan. Setiap pagi setelah bangun tidur lakukanlah peregangan karena bisa meningkatkan kekuatan otot dan membantu meningkatkan rentang gerak sendi Anda. Pastikan Anda melakukan pemanasan otot dan sendi sebelum peregangan. Hal itu karena peregangan sebelum pemanasan, bisa memperburuk nyeri sendi dan bahkan menimbulkan ketegangan pada otot.
3.konsumsi makanan sehat dan bayak mengandung vitamin C serta kalsium. Kedua nutrisi tersebut sangat penting untuk kesehatan tulang dan otot. Ada beberapa buah dan sayur yang disarankan seperti:
Semagka. Segelas jus semangka tanpa biji di pagi dan malam dapat mencegah rematik karena kelebihan asam urat. Jus ini akan mampu mendorong keluar asam urat.
Alpukat. Lemak nabati yang terkandung mampu memberikan lubrikasi secara alami pada persendiaan tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pingul lutut, dan pergelangan kaki
Strawbery
Apel. Konsumsi apel yang difermentasi setengah cangkir 2x sehari akan membantu penyembuhan rematik.
Asparagus. Zat dalam asparagus dapat menghancurkan asam oksalat dalam ginjal dan dalam jaringan otot. Maka asparagus dapat menolong penderita rematik dan radang syaraf.
4.penuhi kebutuhan tubuh akan cairan, karena air membentuk 70 persen tulang rawan pada sendi yang bersifat sebagai pelumas sehingga tulang tidak bertemu satu sama lain.

Banyak mitos yang berkembang tentang rematik ini.. yang terkadang diyakini oleh masyarakat. Pengetahuan yang keliru ini yang kemudian bisa menimbulkan kekeliruan dalam menyikapinya seperti dibawah ini:
1.Rematik sering dikaitkan dengan cuaca dingin, seringnya mandi malam, terlalu sering mandi dan sering berada dalam ruangan dingin/AC. Mitos sepeerti ini memang amat populer. Namun, tidak terbukti kebenarannya, karena secara patologis tidak ada kaitannya antara hal tersebut dengan timbulnya penyakit rematik.
Fakta : Penderita rematik, sama seperti pada orang sehat, dimana setiap kali tubuh terkena air dingin atau suhu dingin akan menyebabkan kapsul sendi mengkerut. Hal ini tentunya bisa menambah rasa nyeri penderita rematik yang sendinya memang sudah sakit. Anjuran yang diberikan pada penderita rematik adalah mandi dengan air hangat sehingga bisa mengurangi nyeri pada persendiannya di samping menggunakan obat-obatan.
Jadi bukan mitos tersebut yang menyebabkan rematik, tetapi bila mitos tersebut dilakukan pada penderita rematik maka akan semakin sakit.
2.Rematik disebabkan oleh makanan seperti jeroan. Mitos ini juga banyak dipercaya oleh sebagian besar masyarakat.
Fakta : Tidak semua penyakit rematik berkaitan dengan konsumsi makanan jeroan. Dari sekitar lebih dari 100 macam rematik hanya satu yang berkaitan dengan makanan (jeroan), yaitu Artritis Gout/Pirai. Penyakit ini diakibatkan oleh kenaikan kadar asam urat, sedangkan penyakit rematik lainnya tidak. Artritis Gout/Pirai ini sendiri merupakan macam penyakit rematik yang menimbulkan rasa sakit yang paling berat.
3.Rematik hanya menyerang wanita.
Fakta : Dari sekitar 150an macam penyakit rematik, tidak hanya wanita yang diserang. Sebagai contoh untuk macam penyakit rematik seperti Lupus dan Arthritis Reumathoid memang lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria. Sedangkan pada penyakit Artritis Gout/Pirai dan Ankilosis Spondilitis ternyata lebih banyak menyerang kaum pria.
4.Rematik hanya menyerang sendi dan tulang.
Fakta : Penyakit sendi terutama memang menyerang sendi. Namun, jaringan sekitar sendi juga dapat terkena, termasuk beberapa organ seperti jantung dan ginjal. Penyakit rematik ini dapat diikuti oleh demam, letih, lelah, berat badan turun, dan sebagainya.
5.Rematik memerlukan antibiotika untuk mengatasi sendi yang bengkak.
Fakta : Antibiotika hanya digunakan pada arthritis yang disebabkan oleh infeksi (Septik Artritis). Apabila tidak ada infeksi, penggunaan antibiotika adalah sesuatu yang tidak perlu. Antibiotika juga tidak diberikan secara rutin walaupun sendi terlihat membengkak dan merah, hal ini berbeda dengan pemberian Obat Anti Radang Sendi (OAINS). Namun, khusus untuk Demam Rematik (pada anak) diperlukan pemberian antibiotika khusus untuk mencegah kelainan katup jantung.
6.Mitos : Semua obat anti radang sendi adalah sama. Mitos ini berkembang seiring dengan banyaknya obat anti radang yang tersedia.
Fakta : Tidak semua obat anti radang sama, terutama dari segi keamanannya. Pemakaian obat anti radang sendi yang sudah dikenal sejak lama menyebabkan efek samping berupa gangguan pada saluran pencernaan dan fungsi ginjal. Gangguan pencernaan ini bisa sampai menyebabkan perdarahan akibat pecahnya saluran pencernaan sehingga bisa berakibat fatal. Namun, kini sudah tersedia pengobatan penyakit rematik dengan obat anti radang sendi yang terbaru yaitu obat yang bernama generik Celecoxib dimana efek samping obat ini pada saluran pencernaan dan ginjal berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada terbukti sangat minimal, sehingga bisa dikatakan lebih aman dibandingkan dengan obat anti radang sendi yang lain. Obat ini bekerja spesifik pada enzim COX-2 yang memicu peradangan. Sementara obat anti radang sendi yang lama menekan COX-1 dan COX-2. Padahal COX-1 diperlukan untuk melindungi lambung dan ginjal, sehingga pada penggunaan obat anti radang sendi yang lama perlu disertai obat penetralisir lambung.

Sumber:
http://www.jasapembuatanblog.com/4-tips-mudah-mencegah-rematik
http://www.ripiu.com/article/read/ripiu-Mencegah-Rematik
http://www.ibujempol.com/pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-rematik
http://fik-unipdu.web.id/index.php/news-article/73-antara-mitos-dan-fakta-tentang-rematik?lang=en
Read More..

Jumat, 29 Oktober 2010

Kolesterol


Mungkin kata kolesterol bukanlah sesuatu yang asing ditelinga kita… kata kolesterol ini sering dikaitkan dengan berat badan yang berlebih, tensi yang tinggi, usia yang semakin lanjut selain itu juga sering dikaitkan dengan makanan yang lezat atau yang berminyak…
Jadi sebenarnya apa sih kolesterol itu…?? Marilah kita sama- sama mengenal tentang kolesterol ini..

Apa sih sebenarnya kolesterol??
Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak yang ada dalam tubuh. Kolesterol ini 80%nya dihasilkan oleh hati dan sisanya 20% berasal dari luar. Lemak yang dari luar ini lah yang menyebabkan kita mengalami kelebihan kolesterol.
Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya lemak adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Lemak ini berfungsi untuk melindungi tubuh saat dingin dan yang lebih penting lagi lemak ini berfungsi untuk cadangan kalori dalam tubuh. Akan tetapi bila kolesterol yang ada dalam lemak ini berlebihan maka akan berbahaya bagi tubuh.
Kolesterol yang tinggi ini akan menyebabkan darah menjadi kental sehingga kadar oksigen dalam darah berkurang, selain itu juga menyebabkan gejala-gejala kekurangan oksigen seperti sakit kepala, pegel-pegel atau tidak nyaman ditengkuk, perasaan berputar di kepala seperti ingin jatuh, dada berdebar dan telinga berdenging. Namun, banyak juga yang tidak disertai gejala dan ini lah yang perlu diwaspadai. Tinggi atau rendahnya kadar kolesterol dalam tubuh dapat diketahui dari pemeriksaan darah di labolatoriun.

Bahaya kah kolesterol bagi tubuh?

Kolesterol yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan dalam tubuh. Beberapa gangguan yang dapat dipicu oleh kolesterol adalah arterosklerosis, hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, diabetes melitus, disfungsi ereksi.

Lalu bagaimana mengendalikan kolesterol
Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai hal seperti yang telah dikemukakan diatas. Kolesterol ini tidak hanya menimpa orang yang bertubuh gemuk saja.. tetapi orang yang bertubuh kurus dan masih muda. Berbagai kalangan umum harus mulai menjaga pola hidup sehat, agar dapat terhindar dari kolesterol. Berikut ini beberapa cara untuk mengendalikan kolesterol.
1.Diet
Pengendalian kolesterol dilakukan dengan mengurangi makanan yang berlemak dan kolesterol. Beberapa hal yang dianjurkan dalam hal ini yaitu konsumsi lah susu yang rendah lemak, kurangi konsumsi daging, cari lah makanan yang mengandung lemak tak jenuh dari pada lemak jenuh, hindari menggoreng dengan minyak secara berulang – ulang dan akan lebih baik anda menghindari makanan yang digoreng. Pengendalian kolesterol ini bukan berarti Anda dilarang makan makanan yang enak, hanya saja perlu mengurangi atau menghindari makanan yang berlemak. Idealnya makanan mengandung 30% lemak, 50-60% karbohidrat dan 20% protein. Usahakan jangan mengkonsumsi kolesterol lebih dari 300mg per hari.
Prinsip dalam diet:
• Penggunaan lemak dibatasi (terutama lemak jenuh)
• Lebih banyak menggunakan lemak tak jenuh.
• Penggunaan bahan makanan yang mengandung banyak kolesterol (hewani) dibatasi.
• Jumlah kalori dibatasi pada penderita yang gemuk.
• Protein sesuai kebutuhan
• Tinggi serat

Makanan Yang Diperbolehkan :
•Yang mengandung lemak tak jenuh : minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan; minyak kacang tanah, minyak sawit, minyak jagung, minyak kedelai, margarine
•Sumber Hidrat arang : nasi, nasi tim, bubur, roti gandum, makaroni, pasta, jagung, kentang, ubi dan talas, havermout, sereal (hidrat arang kompleks yang banyak mengandung serat).
•Sumber protein :
Nabati : tempe, tahu, oncom dan kacang2an (kacang ijo, kacang tanah, kedelai)
Hewani : daging tak berlemak, ayam tanpa kulit, ikan,
•Sayuran yang tidak menimbulkan gas : bayam, buncis, labu kuning, labu siam, wortel, tauge. Tomat, kacang panjang
•Makanan yang tidak berlemak dan menggunakan santan encer. Gunakan minyak untuk menumis.

Makanan Yang Dibatasi :
•Sumber Hidrat arang : mie, roti putih, ketan, kue-kue, cake, biskuit, pastries.
•Sumber protein hewani : daging kurus 1 x/mg, , ayam 3x/mg, bebek, sarden (makanan kaleng), udang, cumi dan kuning telor 1x/mg.
•Sayuran yang mengandung gas : kol, sawi, nagka muda, lobak.
•Buah-buahan yang mengandung alkohol : durian, nangka tua, anggur, nenas.
•Makanan yang berlemak dan menggunakan santan kental, makanan yang digoreng
•Minuman yang mengandung soda dan alkohol : kopi, teh kental, tape

Makanan yang dihindari :
•Yang mengandung lemak jenuh : Minyak yang berasal dari hewan ; lemak sapi, babi,
kambing, susu penuh (full cream), cream, keju mentega.
•Minyak kelapa, santan kental, mayonaise
•Daging berlemak (daging merah) dan Jeroan : kambing, sapi, babi, otak, limpa, ginjal, hati, kuning telor, jantung, ham, sosis, babd, usus
•Minuman keras : arak, ciu, bir, brendi

2.Konsumsi Makanan Berserat
Perbanyak lah makanan yang berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayuran dan buah. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol dari darah dan membawanya kelur.
3.Konsumsi antioksidan
Makanan yang banyak mengandung antioksidan adalah buah-buahan seperti jeruk, strobery, pepaya atau labu. Mengkonsumsi bawang putih seccara teratur juga dapat menurunkan kolestrol.
4.Hindari rokok dan alkohol
Rokok dan alkohol ini membuat kolesterol menjadi mudah menumpuk pada aliran darah. Seorang perokok 2-3 kali lebih mungkin terkena stroke dan umumnya terjadi penyumbatan di kaki yang menyebabkan kejang saat olahraga.
5.Menjaga berat badan
Kegemukan dapat menimbulkan berbagai penyakit lain seperti DM, hipertensi yang pada taraf selanjutnya dapat membut terjadinya jantung koroner
6.Olahraga
Berolahragalah sesuai dengan kemampuan dan umur. Olahraga yang efektif adalah yang melibatkan otot-otot besar seperti paha, lengan atas serta pinggul.
Lakukanlah senam, aerobik, jalan kaki, bersepeda, dan sejenisnya paling tidak 3 kali seminggu masing-masing 1 jam. Bagi yang telah menginjak usia tengah baya ke atas sebaiknya memeriksakan diri ke dokter dulu. Hal ini untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang menyertai sehingga dapat ditentukan olahraga yang sesuai.

Bagi yang sudah terkena bisa kah sembuh?? Seperti sudah diketahui sebelumnya bahwa 80% kolesterol dihasilkan oleh tubuh sendiri, oleh sebab itu kolesterol tidak dapat disembuhkan. Hal-hal yang bisa dilakukan adalah mengendalikan, mengurangi kolesterol yang sudah melebihi dari normal dan mempertahankan kadarnya agar tetap normal.

dibawah ini gambaran pembuluh darah yang mengalami kolesterol





Sumber:
tentang-kolesterol.blogspot.com
daftar diet DEPARTEMEN KESEHATAN R.I.DIREKTORAT GIZI MASYARAKATSUBDIT. GIZI KLINIS
Read More..

Jumat, 17 September 2010

ASI vs SUSU FORMULA

Setelah ibu melahirkan masih ada amanah lain yang menunggu untuk dipenuhi, yaitu mnyusui si buah hati. Menyusui akan menjadi sebuah rutinitas bagi wanita setelah melahirkan. Oleh sebab itu seorang ibu harus belajar untuk menyusui sejak awal. Susu yang dihasilkan atau sering disebut ASI adalah nutrisi yang istimewa. Dikatakan istimewa karena tidak ada dua orang ibu yang membuat susu yang sama dan tidak ada pula dua bayi yang membutuhkan susu yng sama. Jadi, ASI yang dihasilkan memang terbuat untuk memenuhi kebutuhan buah hati Anda. Ibu mana yang tidak ingin melihat anaknya cerdas dan sehat. Akan tetapi kurangnya informasi dan berkembangnya informasi yang kurang tepat akan berakibat pada penafsiran yang salah tentang nutrisi si buah hati. Perlu diketahui bahwa ASI Ekslusif merupakan langkah awal agar bayi kita cerdas dan sehat dengan budi pekerti yang baik. Pemberian ASI Ekslusif ini dilakukan dari menit pertama bayi lahir sampai umur bayi 6 bulan, tanpa diberi apapun selain ASI. Tidak susu formula, air putih, air gula apalagi makanan padat. Berdasar pernyataan tersebut pasti akan muncul berbagi pertanyaan…..Apakah kebutuhan bayi benar-benar akan terpenuhi hanya dengan ASI saja? Bagaimana bila ASI yang keluar belum lancar? Bagaimana memenuhi kebutuhan ASI sedangkan saya bekerja? Berikut ini akan dijelaskan mengenai komposisi yang ada dalam ASI, manfaatnya dan juga cara menyusui bagi ibu yang bekerja.

Komposisi ASI
Marilah kita ambil bahan baku utama dari resep dari ALLOH ini, dan lihatlah betapa masing-masing bahan tersebut benar-benar disesuaikan dengan buah hati Anda.
1.Lemak
Sumber kalori utama dalam ASI adalah lemak…Lemak dalam ASI ini mengandung lemak pendorong pertumbuhan otak (DHA dan ARA) dan juga asam lemak omega-3 yang penting bagi perkembangan dan pertumbuhan jaringan syaraf. Berdasarkan penelitian, otak bayi mempunyai konsentrasi DHA tinggi pada bayi yang diberi ASI dan yang tertinggi pada bayi yang mendapat ASI lebih lama. Meskipun dalam komposisi susu formula saat ini sudah ditambahkan DHA, ARA dan omega-3, tetapi itu hanya bagian kecil dari komposisi ASI yang masih belum teridentifikasi untuk perkembangan otak.
ASI mengandung enzim lipase yang membantu dalam pencernaan lemak sehingga lebih banyak lemak yang dapat terserap oleh bayi dan sedikit yang terbuang melalui kotorannya. Kotoran bayi yang berbau tidak sedap dari bayi yang mengkonsumsi susu formula menunjukkan usus merasa tidak nyaman.
Komponen penting dalam ASI yang lainnya adalah kolesterol. Bila dipikir kalau kadar kolesterol dalam ASI tinggi maka bayi pun akan mempunyai kadar kolesterol darah yang tinggi. Akan tetapi tidak perlu khawatir dari penelitian yang telah dilakukan bayi yang tidak mendapatkan ASI lebih banyak menderita jantung koroner pada usia muda. Hal ini dikarenakan kolesterol dalam ASI akan merangsang pembentukan enzim protektif yang membuat metabolism kolesterol menjadi efektif pada usia dewasa. Selain itu kolesterol juga diperlukan untuk membantu pertumbuhan otak serta menyediakan komponen dasar dari hormon, vitamin D dan empedu pada pencernaan atau usus. Bayi yang mendapatkan ASI Ekslusif akan memperoleh kolesterol darah yang lebih tinggi untuk perkembangan otaknya.
2.Protein yang hebat
Selain lemak susu mengandung protenin. Dalam susu (susu sapi, susu formula, ASI) mengandung 2 jenis protein utama: dadih (Whey) dan kasein. Dadih merupakan protein yang lembut dan mudah dicerna oleh usus manusia dan protein ini lebih banyak terdapat dalam ASI. Kasein adalah protein dadih yang terkandung dalam susu yang kental dan kurang mudah dicerna oleh usus manusia. Bayi akan mengenal protein ini sebagai zat yang tepat, sehingga bayi akan mudah mencerna, menyerap dengan cepat dan tidak menolaknya sebagai makanan asing.
Disamping itu ASI juga mengandung protein terpilih lain yang secara alamiah tidak terdapat dalam susu formula/ sapi. Protein tersebut adalah taurin, yang merupakan protein untuk perkembangan otak dan system syaraf. Laktoferin, yang merupakan protein untuk mengangkut zat besi dari ASI ke aliran darah bayi. Nukleotida merupakan protein yang berguna untuk membuat jaringan tubuh lebih kuat, protein ini akan menjaga usus sehingga mudah dalam memproses dan menyerap makanan.
3.Betapa Manisnya
ASI mengandung 20-30 persen lebih banyak laktosa (gula) dibandingkan susu sapi. Lalu kenapa bayi kita harus mendapatkan gula yang lebih baik? Jawabannya bayi membutuhkan untuk perkembangan jaringan otaknya. Laktosa juga meningkatkan penyerapan kalsium yang begitu penting bagi pertumbuhan tulang. Laktosa tidak hanya dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan otak pada bayi tetapi usus bayi juga membutuhkan gula alami. Laktosa ini akan membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik, yaitu lactobacillus bifidus.
4.Vitamin, mineral dan zat besi
Tidak seorang pun yang dapat membuat gizi ini sebaik yang dapat ibu lakukan. Gizi dalam ASI ini sangguh unik, karena hampir semua yang ada dalam susu dapat digunakan sepenuhnya oleh tubuh. Hal yang membuat makanan mempunyai nilai tinggi bukanlah dari banyaknya gizi yang terkandung, akan tetapi dari berapa besar gizi yang dapat diserap oleh usus bayi ke aliran darah.
Vitamin, menaral dan zat besi dalam tubuh bayi ini sangat berguna bagi tubuh buah hati Anda. Sebagian besar gizi yang ada dalam ASI ini dapat terserap oleh tubuh dan haya sedikit yang terbuang. Tidak demikian oleh susu buatan pabrik dan susu sapi. Hal ini dikarenakan ASI mempunyai komposisi yang pas dan sesuai dengan perkembangan usus bayi sehingga ASI ini akan mudah untuk diserap tubuh.
Dalam ASI ini mengandung vitamin K yang berfungsi untuk proses pembekuan darah. Vitamin E, terutama dalam kolostrum (susu yang keluar pertama kali dan berwarna agak kekuning-kuningan), selain itu juga terdapat vitamin D. Zat besi ini digunakan oleh tubuh bayi untuk tumbuh kembang, system imunitas dan mencegah penyakit-penyakit tertentu seperti akrodermatitis enteropatika ( penyakit yang mengenai kulit dan system pencernaan).

Manfaat ASI
1.Nutrisi yang sesuai untuk bayi
Mengenai hal ini telah dijelaskan dalam uraian komposisi diatas
2.Faktor pelindung dalam tubuh bayi
Bayi yang mendapatkan ASI lebih jarang menderita penyakit, karena adanya zat pelindung dalam ASI. Zat pelindung tersebut seperti Lactobasilus bifidus, zat ini akan membuat usus bayi bersifat asam sehingga mencegah timbulnya mikroorganisme seperti bakteri E.Coli (menyebabkan timbulnya diare), shigela dan jamur.
Laktoferin adalah protein yang berikatan dengan zat besi, dengan mengikat zat besi maka laktoferin ini menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, yaitu stapilokokus dan E.Coli yang memerlukan zat besi untuk pertumbuhannya, selain itu juga menghambat pertumbuhan jamur.
Lisozim enzim yang dapat memecah dinding bakteri dan menyerang E.Coli. Enzim ini kadarnya akan meningkat setelah 6 bulan pertama, hal ini sangat menguntungkan karena bayi mulai mendapatkan makanan padat selain ASI dan lisozim merupakan factor protektif terhadap kemungkinan serangan bakteri pathogen dan penyakit diare pada periode ini.
3.Memberikan system pertahanan tubuh
ASI mengandung Imunoglobulin yaitu protein pelawan infeksi yang berperan sebagai antibiotic alami. Dalam 6 bulan pertama kehidupan, system kekebalan tubuh bayi masih belum matang. Antibodi yang dibuat oleh bayi setelah lahir masih belum adekuat sampai usia 9-12 bulan, oleh karena itu bayi membutuhkan immunoglobulin. Imunoglobulin ini diperoleh dari ASI dan kadar immunoglobulin ini meningkat setelah ibu melahirkan.
Kolostrum, air susu yang pertama kali dihasilkan, mengandung sel darah putih dan protein pelawan infeksi tertinggi hampir pada waktu yang sangat sesuai yaitu ketika system pertahanan tubuh bayi pada tingkat paling rendah.
4.Menyusui membuat ibu kembali ke bentuk semula
Isapan bayi akan merangsang timbulnya hormone oksitosin, yang akan mengerutkan rahim hingga membuat perut ibu mendekati ukuran sebelum kehamilan.
5.Mempunyai efek psikologi yang menguntungkan
Kegiatan ini membuat ibu rileks dan tenang.
6.Terhindar dari kanker payudara

Rekomendasi Pemberian Makanan Bayi
Mulai Menyusui: Segera setelah lahir Menyusui ekslusif: Umur 0-6 bulan pertama Makanan pendamping ASI: Umur 6 bulan keatas Teruskan pemberian ASI: Sampai anak berusia 2 tahun

Lalu bagimana dengan ibu –ibu yang berkarier, apakah masih bisa memberikan ASInya?
Bagi ibu yang berkarier tidak perlu khawatir karena ASInya tetap bisa diberikan meski ibu bekerja. Berikut ini beberapa cara yang dapat dianjurkan pada ibu menyusui yang bekerja.
1.Susuilah bayi sebelum ibu bekerja
2.ASI diperah terlebih dahulu untuk pesediaan dirumah sebelum bekerja.
3.Pengosongan payudara di tempat kerja setiap 3-4 jam
4.ASI dapat disimpan di lemari pendingin dan dapat diberikan saat ibu bekerja
ASI yang disimpan di udara terbuka bisa tahan sampai 6-8jam. Di lemari pendingin (40C) dapat bertahan sampai 24 jam. Di lamari pendingin beku(-180C) tahan sampai 6 bulan. Dalam pemberian ASI yang telah didinginkan ini tidak boleh direbus saat dipakai, cukup didiamkan beberapa saat dalam suhu kamar atau dapat pula direndam didalam wadah yang berisi air panas
5.Pada saat ibu di rumah, sesering mungkin bayi disusui, dang anti jadwal menyusuinya sehingga banyak menyusui di malam hari
6.Keterampilan mengeluarkan ASI dan merubah jadwal menyusui sebaiknya sudah mulai dilakukan satu bulang sebelum ibu kembali bekerja.
7.Minum dan makan makanan yang bergizi dan cukup selama bekerja dan selama menyusui.


Maroji’
1.Manajemen Laktasi, Perkumpulan perinatologi Jakarta,2004
2.William, S. Martha, S. 2007. The Baby Book. Jakarta: Serambi
Read More..

Sabtu, 06 Februari 2010

tangisan bayi

Bagi seorang ibu melahirkan seorang anak yang mungil merupakan suatu anugrah yang luar biasa, suatu nikmat yang menyenangkan dan membuat senang... Akan tetapi kesenangan ini akan mulai terganggu ketika si bayi mulai menangis. Berbagai cara dan upaya akan ibu lakukan untuk membuat tangisan bayinya berhenti. Rasa lelah, capek, bingung dan emosi akan mulai muncul apalagi bila tangisnya tidak kunjung berhenti. Sehingga akan lebih baik jika ibu mengenali jenis tangisan si bayi sehingga kita akan lebih mudah untuk membuatnya tenang dan berhenti menangis. Dibawah ini ada beberapa macam jenis tangisan bayi dan tips yang mungkin dapat membantu.

Tangisan Aku Ingin Menyusu:
Bayi mulai menangis jika lapar. Tangisannya berulang-ulang. Pertama, ia menangis lalu berhenti sejenak untuk mengambil napas, menangis lagi, berhenti sejenak untuk mengambil nafas, demikians seterusnya.
Tips: susui dia hingga kenyang. Atau, jangan-jangan sudah waktunya makan?

Tangisan popokku kotor
Jika popoknya basah ia akan menangis karena merasa tidak dari rasa tidak nyaman. Tangisan popokku kotor biasanya perlahan,lalu makin keras dan makin keras. Anda bisa memperhatikan bahwa ia bergeliut-geliut di tempat tidurnya.
Tips: segera periksa popoknya. Ia barangkali memerlukan popok yang baru.

Tangisan Badanku Sakiiit:
Tangisan jenis ini adalah tangisan bernada tinggi, hampir seperti jeritan, kemudian ia terengah-engah pada saat menarik nafas, lalu menjerit lagi.
Tips: temukan apa yang membuatnya kesakitan. Pegang perutnya, jangan-jangan kejang. Goyang-goyang tangan, kaki atau leher dan kepalanya. Jika ia menjerit lebih keras ketika menggoyang bagian tertentu, mungkin ada yang sakit karena terjatuh tanpa sepengetahuan Anda. Kompreslah bagian yang sakit dengan air hangat.

Tangisan minta gendong:
Bayi Anda akan menjadi cengeng jika lelah, walaupun ia mungkin tidak ingin tidur. Ia akan merengek dengan menjengkelkan. Kepalanya. Tangisan Aku Bosan merengek dengan menjengkelkan. Kepalanya mungkin terangguk-angguk untuk beberapa detik, dan mungkin Anda melihat bahwa ia menggosok-gosokkan tangannya pada mata serta wajahnya.
Tips: ayunlah ia perlahan-lahan sampai akhirnya ia jatuh tertidur.

Tangisan kesepian:
Bayi Anda senang bergaul. Ia ingin Anda selalu berada di sisinya. Jika merasa kesepian, tangisannya akan terdengar menyedihkan. Seakan ia tengah sedih atau marah.
Tips: luangkan waktu bersamanya paling tidak sampai ia tenang. Jika Anda perlu menyelesaikan sesuatu, gendonglah ia sampai tenang, kemudian lanjutkan pekerjaan anda bersamanya di sisi Anda.

Tangisan Aku Bosan
Bayi selalu memerlukan stimulasi dan akan timbul bosan jika ia tidak memperolehnya, atau bahkan bosan dengan satu aktivitas saja. Tangisan jenis ini dirancang untuk mendapat perhatian Anda. Makanya, tangisan ini lebih mirip teriakan ketimbang tangisan. Dan, ia akan tetap menagis seperti ini selama ia merasa bosan.
Tips, ganti aktivitasnya. Misal, temani dia bermain, menyenandungkan nyanyian, membacakan cerita atau bisa juga ajak jalan-jalan.

(sumber: CyberNews Suara Merdeka)
Read More..