Minggu, 09 November 2008

PANTAI PASIR PUTIH


















Pantai yang satu ini namanya..........
"PANATI PASIR PUTIH"
pantai ini merupakan salah satu kekayaan indonesia yang berada di trenggalek jawa timur...

pantai ini tidak memiliki pengunjung yang banyak... Banyak masyarakat luar yang belum mengetahui keindahan pantai ini.

Pantai ini menyuguhkan keindahan panorama yang indah... dimana orang yang sedang stress, penat, banyak masalah dijamin dapat merilekskan pikiran sementara.

Selain panorama yang dapat dilihat dari tepian pantai, masyarakat pantai ini juga menawarkan cara lain untuk menikmati.yaitu dengan melakukan pelayaran menggunakan prahu yang sudah disediakan...

Bagi mereka yang ingin berenang juga disediakan ban2 di tepi pantai. Read More..

Selasa, 04 November 2008

......

Sejak meninggalnya ibu sahabatku……
Aku lebih merasakan betapa pentingnya arti IBU dalam hidup ku…betapa pentingnya dia untuk hidup ku.
Tak sanggup kiranya aku kehilangan dia..
Karena dia begitu berharga bagi ku..
Dia selalu ada untuk ku..
Selalu memberikan apa yang aku inginkan
Selalu meneteskan air mata saat ber do’a untuk ku..
Selalu berusaha agar aku tidak kekurangan..

Tapi…….
Apa yang sudah aku berikan untuknya???
Sering ku membantahnya..
membuatnya meneteskan air mata..
marah padanya..
mengabaikannya..
kasar padanya..
oh.. ibu ku maafkan aku..
maafkan aku yang selalu mengecewakanmu.
Aku tau pengorbanan mu begitu besar untuk ku..beri aku kesempatan untuk membalas budi bak mu..
Walaupun tak akan mungkin untuk aku membalasnya Read More..

Senin, 03 November 2008

Panorama Negri ku



Melihat negara ini aku sering iba… Iba karena begitu banya masalah yang tidak kunjung selesai. Masalah kesehatan, kemiskinan, pengngguran, narkoba, kemacetan, dan laen-laen.
Sering ku merasa kasihan terhadap anak-anak kecil yang putus sekolah. Anak-anak yang benar-benar ingin maju, ingin meraih cita-citanya,,, tetapi kembali lagi semua itu hanya angan-angan mereka saja. Karena kemiskinan telah merenggut harapan dan keinginan mereka untuk merasakan manisnya bangku sekolah,,indahnya hidup dengan bergelimang ilmu,,dan kebanggaan-kebanggaan akan prestasi……


Berbeda halnya dengan anak-anak yang terlahir dalam keadaan miskin dan orang tuanya tidak mampu menbiayai sekolah….Mereka telah terbiasa bekerja, terbiasa mencari uang untuk makan, terbiasa menjalani hidup yang serba kekurangan, dan terbiasa untuk bersenang-senang ketimbang mencari ilmu.


Kebiasaan mereka membuat mental mereka menjadi mental PEMINTA… hanya meminta belas kasihan orang di jalan tanpa mau berusaha untuk menciptakan karya yang bisa mendatangkan uang. Meminta di jalan telah menjadi kebiasaan mereka sejak kecil. Kebiasaan ini bila diteruskan akan menyebabkan mereka semakin malas untuk belajar. Dan keterpurukan negara ini akan menjadi parah karena generasinya hanyalah generasi PEMINTA.


Bangga ku kepada anak-anak miskin yang mau berusaha untuk merubah nasibnya. Meskipun dengan begitu susahnya perjuangan mereka untuk mencari uang demi sebuah PENDIDIKAN. Mereka mempergunakan waktu pagi mereka sebelum sekolah untuk mengumpulkan uang, lalu pergi ke sekolah dengan penuh semangat. Semangat yang menggebu-gebu untuk meraih cita-cita dan harapan untuk hidup lebih baik.
Pelajaran berlalu begitu cepat, raut muka sedih terpancar dari wajah mereka. Kesedihan karena kenikmatan mempelajari sesuatu terhenti oleh waktu. “Apakah besok aku akan menemui sang ilmu pengetahuan lagi?” pertanyaan ini yang selalu terbesit setiap kali pelajaran sekolah selesai. Pertanyaan yang terbesit karena kondisi kehidupan yang serba kekurangan.


Rutinitas mencari uang pun kembali menghampiri mereka, rutinitas menjemukan yang harus dihadapi anak sekolah..yang harusnya selesai sekolah mereka bisa belajar di rumah terhalang oleh kewajiban untuk mencari uang. Oh..cita-cita mengapa jalan untuk menggapaimu begitu sulit. Sampai aku harus membanting tulang untuk meraihmu…Belajar pun baru bisa mereka kerjakan saat malam tiba saat orang-orang terlelap dalam kenyamanan tidur mereka. “Aku harus bisa mengubah nasib ku sendiri, aku tidak ma uterus miskin…” ini lah kata-kata semangat yang selalu menumbuhkan keteguhan hati untuk untuk meraih perubahan. Begitu bangga aku pada anak-anak ini, bangga karena keteguhan hati dan semangat mereka. Semoga perubahan hidup terjadi pada mereka…….


Pemerintah harusnya memperhatikan nasib anak-anak bangsanya yang begitu gigih mencari ilmu. Sepertinya ini akan menjadi PR besar yang harus dipikirkan pemerintah, itu pun kalau pemerintah kita benar-benar perduli terhada negri ini bukan terhadap kantong mereka sendiri…. Sebal ku melihat berita di TV yang menyiarkan begitu banyak berita tentang korupsi. Korupsi…korupsi…korupsi apakah mereka tidak bisa kalau tidak memikirkan kepentingan sendiri. Apakah baju, perhiasan, mobil dan rumah pribadi lebih penting ketimbang kehidupan beratus juta masyarakat yang kelaparan???? Apakah mereka tidak berfikir apa yang mereka makan itu adalah hak dari jutaan orang???? Mungkin memang hati mereka yang korupsi itu telah menjadi batu dan mata mereka telah buta….sehingga tidak melihat penderitaan begitu banyak orang.
Read More..

Perdarahan Postpartum

Definisi
Perdarahan postpartum dapat dikategorikan menjadi dua yaitu perdarahan post partum primer (dimulai sejak kelahiran bayi sampai 24 jam postpartum) dan perdarahan postpartum sekunder ( dimulai setelah 24 jam sampai 6 minggu postpartum).
Perdarahan adalah peristiwa kehilangan darah secara tidak normal, rata-rata kehilangan darah ini 500-600cc. Perdarahan postpartum adalah sebab penting kematian ibu; ¼ dari kematian ibu disebabkan karena perdarahan postpartum. Di Indonesia kejadian perdarahan ini lebih sering daripada di luar negri.
Akan tetapi, kita tidak menunggu sampai terjadinya perdarahan 500cc (baik actual atau perkiraan) untuk menentukan bahwa seorang wanita sedang mengalami perdarahan dan mengambil tindakan. Tindakan awal dalam menanggulangi terjadinya perdarahan berlebih akan menghindari terjadinya perdarahan actual, yang mula-mula ditandai dengan syok.

Etiologi
1.Keadaan umum ibu yang lemah karena Anemia
Ibu yang mengalami anemia akan mengalami kekurangan O2 yang mengakibatkan sirkulasi darah yang mengalir di tubuh menjadi berkurang, lalu menyebabkan tenaga ibu berkurang dan selanjutnya kontraksi uterus pun juga mengalami kelemahan. Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya perdarahan.
2.Multiparitas
Ibu yang sudah bekali-kali melahirkan anak. Keadaan uterusnya akan mengalami perubahan dalam hal keelastisitasan. Semakin elastic dan besar ukuran uterus tersebut maka kontraksi tersebut akan semakin lambat sehingga perdarahan pun terjadi.
3.Pasca tindakan oprasi
Seorang ibu yang telah mengalami oprasi di bagian alat kandungan akan menjadi lebih rawan mengalami perdarahan. Hal ini dikarenakan kemungkinan terbukanya kembali luka bekas oprasi sehingga perdarahan akan terjadi dari luka tersebut.
4.Distensi uterus berlebih
Keadaan distensi uterus ini dapat terjadi pada kehamilan kembar, kehamilan dengan hidramnion, dan janin yang besar. Sama halnya dengan multiparitas, ukuran uterus pada kehamilan ini akan lebih besar dan bisa menyebabkan lemahnya kontraksi.
5.Kelelahan ibu
Kelelahan ibu ini dapat terjadi pada persalinan
Prolong Labour atau partus lama
Yaitu partus >12 jam atau kala I fase laten >8 jam atau pada patograf melebihi garis waspada.
rNegleted labour atau partus terlantar
Partus terlantar ini adalah kelanjutan dari partus lama dimana ibu yang sudah mengalami partus lama dan tidak mendapatkan penanganan lebih lanjut, sehingga terjadilah partus terlantar
6.Trauma persalinan
Yaitu terjadinya robekan pada vagina dan perineum, servik, fornik, uterus.
7.Gangguan kontraksi
Terjadinya covalaire uteri atau timbulnya bercak-bercak pada uterus
Keadaan ini biasa terjadi pada kasus solusio plasenta.
ETIOLOGI PRIMER
1.Atonia Uteri
2.Retensio Plasenta
3.Plasenta Resisten
4.Trauma persalinan
ETIOLOGI SEKUNDER
1.Plasenta rest dan tertinggalnya selaput ketuban
2.Trauma persalinan, bekas SC
3.Infeksi: subinvolusi bekas implantasi plasenta

Retensio plasenta
Adalah tertahan atau belum lahirnya plasenta melebihi waktu 30 menit setelah bayi lahir atau dalam 1 jam setelah penatalaksanaan menunggu.
Jenis plasenta:
1.Plasenta Adhesiva : Plasenta yang menempel pada desidua endometrium.
2.Plasenta Inkreta : Plasenta yang vili-vilinya menembus sampai ke miometrium uterus
3.Plasenta Akreta : Plasenta yang vili-vilinya menembus desidua basalis sampai ke miometrium sedikit dibawah desidua
4.Plasenta Parkreta : Plasenta yang mencapai lapisan serosa dinding uterus atau peritoneum
5.Plasenta Inkarserata : Tertahannya plasenta dalam cavum uteri karena atonia uteri
Penanganan:
Bila dalam waktu 15 menit plasenta belum lahir lakukan lagi MAKIII (oksitosin 10 U dan PTT) selama 30 menit
Plasenta tetap tidak lahir dan tidak terjadi perdarahan segera RUJUK
Bila terjadi perdarahan:
Lakukan Manual Plasenta dan pasang cairan IV: NaCl 0,9 % atau RL
Indikasi: keadaan yang bisa dilakukan oleh seorang bidan apabila terjadi retensio plasenta atau plasenta adhesive
Kontraindikasi: keadaan yang harus segera dirujuk bila terjadi plasenta inkreta dan plasenta perkreta
Pasca tindakan manual plasenta pasien diberikan:
a.Ampisilin 1 gr IV
Selama 5 hari diberikan:
b.Ampisilin 500 mg PO/6 jam
c.Metronidazole 500 mg PO/8 jam

ATONIA UTERI
Adalah keadaan dimana uterus tidak mau berkontraksi dan perut teraba lembek. Perdarahan akan terjadi bila uterus atonik dan tidak mampu berkantraksi dengan baik setelah kelahiran. Faktor risikonya meliputi polihidramnion, kehamilan ganda, paritas tinggi, persalinan lama/induksi/augmentasi, kelahiran instrumental, hipertensi akibat kehamilan, abrubtio plasenta, plasenta previa, dan perdarahan postpartum sebelumnya.
Penanganan:
Berikan oksitosin 10 U
Lakukan masasse uterus
Apabila kandung kemih bisa di palpasi atau bisa teraba, yang menunjukkan bahwa kandung kemih isi maka lakukan kateterisasi dengan kateter karet steril.
Lakukan KBI (Kompresi Bimanual Interna) selama 5 menit.
Apabila perdarahan berhenti lanjutkan KBI selama 1-2 menit
Bila perdarahan tidak berhenti:
Ajarkan pada keluarga pasien untuk melakukan KBE (Kompresi Bimanual Eksterna) dan biarkan keluarga pasien yang melakukan.
Sementara keluarga melakukan KBE. Suntikkan Metergin 0,2 mg IM jangan diberikan pada ibu yang mengalami Hipertensi
Pasanga infuse RL 500 cc + 20U Oksitosin dengan tetesan cepat (gunakan jarum 16 atau 18)
Berikan cairan infuse ke II RL 500cc + 20U Oksitosin
Apabila Atonia masih terjadi lakukan KBI ulang
Berhasil: pantau keadaan ibu
Gagal: Lakukan rujukan dengan
Infuse tetap dipasang
Pantau TTV
Posisikan ibu miring
Jaga ibu tetap hangat
Kaki ditinggikan
Lakukan Kompresi aorta. Read More..